pekerjaan paling membosankan menurutku adalah menunggu, apalagi kala itu menunggu di Getsemani huh tak terbayangkan kegeterinnya, menunggu kematian yang diketahui akan menjemput.
ah tapi aku tidak di Getsemani hanya menunggu di hari Rabu, hari sibuk bagi buruh sepertiku, hari kelabu jika Oom Nielsen memberi nilai buruk bagi station. tapi hari senyum bila si Oom menilai tinggi harga sebuah kejenuhan nan lelah.
hehehe bila angka-angka itu senyum senang rasanya, tapi bila cemberut, aku karang cerita supaya Rabu selanjutnya senyum itu milikku.
angka, tak pernah aku bermimpi membayangkan berkenalan dengannya, apalagi bercanda dan menjadikannya teman. teman yang akan menjadi kendaraanku untuk meminang calon istriku.
angka, sepertinya beberapa orang alergi, efeknya mungkin tidak gatal hidung atau kulit seperti debu dan dingin tapi stress, merasa terbuang,.....
angka, beberapa orang tidak peduli pada senyum atau cibiran Oom Nielsen, mereka menamakan dirinya sendiri kaum idealis (atau orang lain yang menyebutnya)...hehehe tapi beberapa diantara mereka juga bila Oom Nielsen senyum mempersiapkan diri dengan catatan belanjaan bulanan atau kebutuhan tersier yang telah dianggap primer.
Oom Nielsen seperti juga mahluk Tuhan yang Ghaib lainnya, beberapa orang bisa melihat dengan mata batin kedatangannya, senyumnya atau malah keangkuhannya. tetapi aku masih belum bisa mengasah batinku melihat penampakannya. oh yaa mata batin itu di tempat ini dinamakan analisis (entah mengapa aku pun tida tahu). seperti ki Joko Bodo atau Gendeng Pamungkas beberapa orang di tempat ini bisa meramalkan, perkara tepat atau tidaknya tebakan tidak ada yang akan mengungkitnya, selalu saja ada alasan yang membenarkan ketidaktepatan.
angka, walaupun aku tidak bisa menebak si Oom Nielsen tapi yang jelas aku bisa menebak angka yang lain. setiap orang di tempat ini mungkin menantinya setiap akhir bulan...yaaa aku bisa menebak angka itu tidak cukup....setiap datang aku selalu menantinya datang kembali...lebih cepat tentunya. menunggu dan menunggu lagi...
dari blog Friendsterku