cukupkah aku hanya berucap,
oh Tuhan terkadang aku menduakan Mu,
Yang aku cemas,
Bukan karena aku tak shalat,
kenapa hati ini,
kenapa Dzikir ini,
bukan nama Mu yang kusebut,
hanya namanya yang kusebut,
pagi,siang, malam,
ketika adzan sengaja mengusik tidurku,
ketika kain sarung kujadikan selimut,
sajadah jadi alas tidur,
sewaktu mereka shalat, aku bermimpi,
memeluknya dan bercumbu,
Iqamah lagi-lagi usik mimpiku,
bukan-bukan tak shalat yang aku cemas,
memikirkannya lebih,
mencintainya lebih,
yang aku takut selingkuh dari MU.